Jenis Pemanis Buatan Yang Harus Diketahui Diabetisi

Diabetes mellitus

Diabetes mellitus

Gula (Glucose) sering dituduh sebagai pemicu utama timbulnya diabetes. Oleh sebab itu dibuatlah pemanis buatan (gula sintetis) yang rendah kalori yang bisa digunakan oleh diabetisi untuk memperoleh rasa manis pada makanan atau minuman yang dikonsumsinya.

Pemanis buatan sebenarnya memiliki ratusan kali lebih manis dibandingkan dengan gula pasir, hanya saja pemanis buatan sedikit atau sama sekali tidak mengandung karbohidrat. Untuk mendapatkan rasa manis kita cukup membubuhkan sedikit pemanis buatan dibandingkan dengan gula pasir.

Jika anda terpaksa harus mendapatkan rasa manis untuk makanan dan minuman anda sehari-hari dengan mengkonsumsi pemanis buatan, sebaiknya anda tahu seperti apa pemanis buatan yang beredar dipasar.

Berikut beberapa jenis pemanis buatan (gula sintetis) yang perlu anda ketahui:

Saccharin
Saccharin adalah pemanis buatan yang paling tua yang ditemukan pada tahun 1879. Rasa manisnya bisa mencapai 200-700 kali gula biasa. Pada tahun 1972 Saccharin dicurigai sebagai salah satu penyebab kanker. Banyak penelitian dilakukan untuk membuktikan kecurigaan Saccharin dapat menyebabkan timbulnya kanker, akan tetapi National Cancer Institute Amerika tidak menemukan hubungan Saccharin dangan kanker. Sehingga pada tahun 2002 Saccharin dinyatakan aman dikonsumsi oleh manusia dan djual dengan nama dagang SweetN’ Low, Sweet Twin and Necta Sweet.

Aspartame

Aspartame telah disetujui peredarannya oleh FDA pada tahun. Rasa manis pemanis buatan ini bisa mencapai 200 kali gula biasa. Aspartame merupakan sejenis bahan kimia yang dipecah menjadi phenylalanine, sehingga sangat berbahaya bagi mereka yang menderita Phenylketonuria. Tapi secara keseluruhan Aspartame dianggap aman dikonsumsi oleh manusia. Nama dagang yang dipakai untuk pemanis buatan ini adalan Equal dan Nutrasweet.

Acesulfame-K
Acesulfame-K disetujui untuk dikonsumsi pada tahun 1988 dan baru pada tahun 2003 diperkenalkan sebagai pemanis buatan pada umumnya. Acesulfame-K tidak diolah oleh tubuh sehingga tidak ada kalori yang diserap oleh tubuh. Rasa manisnya 200 kali lebih manis dari gula biasa. Pemanis buatan ini dijual dengan nama dagang Sweet One dan Sunett.

Sucralose
Sucralose disetujui penggunaannya pada tahun 1999. Pemanis ini berasal dari gula pasir dan 600 kali lebih manis dari gula pasir. Pemanis ini tidak diserap oleh tubuh sehingga tidak menambah kalori bagi tubuh. Pemanis ini juga bisa digunakan untuk memasak. Nama dagang yang digunakan pemanis ini adalah Splenda.

Neotame
Neotame adalah saudara sepupu dari Aspartame dan memiliki 7000 – 13000 kali lebih manis dari gula pasir. Neotame disetujui penggunaannya sebagai pemanis pada tahun 2002. Sekalipun Neotame adalah saudara sepupu Aspartame tapi hanya mengandung kadar phenylalanine yang sangat rendah. Pemanis buatan Neotame belum diberi nama dagangnya sampai saat ini.

Sumber:

  • “Artificial Sweeteners: No Calories… Sweet!” FDA Consumer Magazine Vol. 40, Number 4, July-August 2006 20 Apr 2007.
  • “Artificial Sweeteners and Cancer: Questions and Answers.” National Cancer Institute Fact Sheet. 05 Oct 2006. National Cancer Institute. 20 Apr 2007.

NB : Untuk pemakai Teh Chin Chau tidak disarankan mengkonsumsi pemanis buatan (gula sintetis). Silahkan baca kembali petunjuk pemakaian Teh Chin Chau yang terdapat didalam buku petunjuk pemakaian Teh Chin Chau.

Tulisan ini dipublikasikan di Artikel Diabetes dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s